"Esei singkat ini saya siapkan sebagai bahan pustaka dan kerangka saat menggubah sebuah puisi yang saya beri judul: Untuk Sebuah Nama"
Setiap orang punya hak pribadi yang akan dia jaga untuk mempertahankan ke-pribadian-nya. Setidaknya sebagai cadangan terakhir untuk mempertahankan identitas diri. Identitas, sesuatu yang seringkali bisa diwakilkan oleh sebaris Nama.
Anda bisa saja memilih untuk tidak menghargai hak pribadi seseorang; Dengan imbalan: anda tidak hanya kehilangan pribadi tersebut sebagai seorang kawan, tapi juga sekaligus menghilangkan penghormatan dia terhadap pribadi anda.
Anda tidak bisa mengharapkan semua orang untuk jadi sepaham dan sehaluan; sehebat apa pun pemahaman anda tentang segala hal: Aku dan Nenek tetap akan punya penilaian yang berbeda mengenai senja yang sama-sama kami nikmati pada saat dan posisi yang serupa.
Mungkin ada:"oh ya, benar..", namun pasti ada juga:"Emmh.." atau "Mungkin.."
Begitulah kira-kira.
Sunday, August 03, 2008
Subscribe to:
Comments (Atom)
