Sunday, August 03, 2008

Dari Sebuah Nama

"Esei singkat ini saya siapkan sebagai bahan pustaka dan kerangka saat menggubah sebuah puisi yang saya beri judul: Untuk Sebuah Nama"

Setiap orang punya hak pribadi yang akan dia jaga untuk mempertahankan ke-pribadian-nya. Setidaknya sebagai cadangan terakhir untuk mempertahankan identitas diri. Identitas, sesuatu yang seringkali bisa diwakilkan oleh sebaris Nama.

Anda bisa saja memilih untuk tidak menghargai hak pribadi seseorang; Dengan imbalan: anda tidak hanya kehilangan pribadi tersebut sebagai seorang kawan, tapi juga sekaligus menghilangkan penghormatan dia terhadap pribadi anda.

Anda tidak bisa mengharapkan semua orang untuk jadi sepaham dan sehaluan; sehebat apa pun pemahaman anda tentang segala hal: Aku dan Nenek tetap akan punya penilaian yang berbeda mengenai senja yang sama-sama kami nikmati pada saat dan posisi yang serupa.

Mungkin ada:"oh ya, benar..", namun pasti ada juga:"Emmh.." atau "Mungkin.."

Begitulah kira-kira.

No comments: