Setelah orang-orang yang diuji dengan kelapangan, golongan berikutnya adalah orang-orang yang diuji dengan kesempitan.
Mereka yang kehilangan atau tak berpunya; baik itu harta-benda, keluarga, sanak-saudara dan atau orang-orang yang dicinta. Mereka yang berada dalam proses tersudutkan yang menggiring kepada rasa ketidakpercayaan, pula keraguan, akan hadirnya secercah cahaya kecil bernama Harapan. Akibat terlalu dekat dengan sisi pahit kehidupan, mereka jadi berburuk sangka pada kekuatan dari keyakinan.
Gamang. Pasrah. Penyederhanaan pola pikir untuk sekadar bertahan -bagaimana pun caranya.
Untuk menyikapi penderitaan dalam rangkulan ukhuwah diperlukan adanya kepedulian kolektif, agar bisa menunjukkan bahwa kita tidak hidup sendirian di dunia yang luas ini; Percaya bahwa alien yang baik itu ada, meski tetap waspada kepada predator yang ganas.
Kepedulian Kolektif: satu kepedulian yang hadir dari kebersamaan.
Yakinkan, terutama pada diri sendiri lalu orang yang diuji, bahwa ujian yang hadir berbanding lurus dengan kemampuan si penerima. Ingat juga bahwa ada orang lain yang mungkin mendapat ujian lebih berat, dan cari tahu bagaimana cara mereka melewatinya. Tanamkan pula satu konsep keadilan semesta: bahwa semakin berat ujian yang diterima, bila mampu disikapi dengan baik, akan berujung pada bertambahnya kemampuan untuk menghadapi semerta cobaan. Anda tentu ingat pada konsep dasar vaksinasi?
Keyakinan memerlukan kesabaran. Bersabarlah dalam menghadapi ujian agar terhindar dari ketersesatan pikiran. Meski sulit dalam keadaan kalut untuk tetap bisa bersabar namun, sekali lagi, ingatlah pada konsep vaksinasi. semakin tinggi takaran uji, semakin kukuh daya tahan diri.
Segala sesuatu terjadi tepat pada waktunya dan semuanya tersusun untuk membentuk suatu tujuan. Buah yang matang penuh akan jatuh ke tanah, terkubur, membusuk, untuk memberi jalan pada tunas teruna agar bisa tumbuh mekar melanjutkan siklus kehidupan.
Demikianlah akhir dari wacana 'Soal Manusia'. Sampai jumpa lagi di halaman blog yang sama, dan... Merdeka!

No comments:
Post a Comment